Baitul Wakaf Gandeng PTKS Gelar Diskusi Budidaya Kurma

Baitul Wakaf Gandeng PTKS Gelar Diskusi Budidaya Kurma

Kurma tropis di Indonesia mulai gencar dibudidayakan di Indonesia sejak satu dekade terakhir, Thailan sendiri telah lebih dahulu menjadi pelopor kurma tropis di Asia Tenggara. Beberapa daerah dalam skala besar seperti Pasuruan, Jawa Timur, Riau, dan Nanggroe Aceh Darussalam telah mengembangkan kurma tropis ini.

Peluang mengembangkan kurma ini sangat potensial kedepan, mengingat cuaca Indonesia tidak berbeda jauh dengan Thailand kini menjadi raja pasar kurma tropis dengan dua jenis kurma andalan mereka yakni Barhee dan KL-1 atau Kolak One.

“Saat ini Baitul Wakaf dan bekerjasama dengan PTKS (Perkumpulan Tani Kurma Sejahtera) dan Sekolah Saudagar tengah melakukan kajian dan diskusi untuk bisa mengembangkan sektor perkebunan kurma diatas lahan wakaf. Tentu saja, tidak hanya dalam sudut pandang bisnis tapi juga menjalankan fungsi pemberdayaan “ Ujar Rama selaku Direktur Wakaf menuturkan.

Diskusi budidaya kurma sebagai upaya mengembangkan potensi budidaya kurma tropis di Indonesia sekaligus membahas peluang bisnis yang bisa dikembangkan bersama.

“Sinergi ini sangat mungkin dikembangkan. Konsumsi kurma di Indonesia sangat besar dan semua import dari luar. Kita ingin mempertemukan potensi, model pengelolaan dan peluang bisnis kurma. Yang terus berbuah sepanjang tahun, bahkan bisa bertahan hingga seratus tahun” Ujarnya lagi.

Workshop Peluang bisnis budidaya kurma akan digelar pada 27-27 Agustus di Jakarta dengan secara langsung menghadirkan Owner Kurma Maisarah, bapak Gun Istarias, sekaligus mengadakan kunjungan ke lokasi kebun kurma tropis yang telah menghasilkan buah.

Ingin daftar bisa hubungi : Tian 0822 1093 4804

Share on Whatsapp

Post Comment