Kolaborasi Digital Wujudkan Kemandirian Pangan

Kolaborasi Digital Wujudkan Kemandirian Pangan



Persoalan pandemi corona virus diseases 2019 (COVID 19) telah dengan cepat menyebar dan menyerang manusia. Per 05 April 2020, pemerintah menyatakan bahwa 2.273 dinyatakan positif terinfeksi dan 198 meninggal.

Tidak hanya menyerang, pandemi COVID 19 kini menggoyang stabilitas ekonomi. Masyarakat kelas menengah ke bawah yang paling merasakan dampaknya. Termasuk, komunitas pendidikan dan pesantren yang sejak awal di dedikasikan untuk anak yatim dan dhuafa. Harga kebutuhan pokok mulai meningkat sementara kelangkaan kebutuhan pokok bisa terjadi sewaktu waktu.

Baitul Wakaf membangun kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk mewujudkan kemandirian pangan, sebagai upaya menghadang dampak COVID 19 kedepan. Diantaranya mobile app e-Salaam aplikasi yang digagas CIMB Niaga Syariah dan platform online waktumuhijrah.com yang digagas Bank Muamalat, kedua platform ini memberikan kemudahan dalam mendukung sejumlah program nazhir wakaf, termasuk wakaf kemandirian pangan yang merupakan program dari Baitul Wakaf dan BMH.

“Kami sangat yakin banyak yang memiliki keinginan menunaikan wakaf dan mendukung program wakaf. Langkah kerjasama ini tentunya akan semakin memudahkan bagi siapa saja yang ingin wakaf melalui platform donasi” Ujar Tian Gusti selaku Strategic Partnership Baitul Wakaf.

Kondisi Work From Home (WFH) dan School From Home (SFH) telah kebijakan dan trend budaya baru demi mencegah penyebaran virus ini makin meluas. Maka dengan Wakaf From Home ( WFH) dengan berbagai kemudahan bisa dimanfaatkan.

“Untuk berbagi dan berperan dalam kebaikan dengan berwakaf, semakin tidak ada kendala dan bisa dilakukan di rumah. Saat ini kitapun bangun budaya baru dengan Wakaf From Home (WFH) terutama untuk wujudkan kemandirian pangan Pesantren” Ujar Tian menambahkan.

Share on Whatsapp

Post Comment