Wakaf Produktif di Indonesia

Wakaf Produktif di Indonesia

Salah satu bentuk wakaf produktif dalam ijtihad ulama masa kini adalah bentuk wakaf uang yang memang  belum lama dikenal di  Indonesia.  Padahal wakaf uang sebenarnya sudah cukup lama dikenal di dunia Islam, yakni sejak zaman kemenangan dinasti mamluk,  para ahli fikih memperdebatkan  boleh atau tidaknya uang, diwakafkan.

Ada sebagian ulama yang membolehkan  wakaf uang, dan sebagian ulama melarangnya, dan  masing-masing  mempunyai  alasan  yang  memadai. Meskipun  wakaf  uang  sudah dikenal  pada masa Imam Mazhab, namun  wakaf  uang  baru  akhir-akhir  ini   mendapat perhatian  para ilmuan  dan menjadi bahan kajian intensif.

Di berbagai negara, Wakaf Uang sudah lama menjadi kajian, dan bahkan sudah dipraktekkan serta diatur dalam peraturan  perundang-undangan.Yang  menjadi masalah di berbagai tempat  baik di Indonesia maupun di Negara lain adalah pengelolaannya,  tidak  jarang  wakaf  dikelola dengan  manajemen yang  kurang bagus sehingga dapat  mengakibatkan  wakaf tersebut  berkurang atau  hilang. Padahal, jika wakaf uang ini diatur, dikelola, dan dikembangkan dengan baik akan membawa dampak yang begitu besar dalam masyarakat.

Wakaf uang membuka peluang yang unik untuk menciptakan investasi guna memberikan pelayanan  keagamaan, layanan pendidikan, dan layanan sosial. Tabungan orang-orang kaya menengah atau atas dapat dimanfaatkan dengan menukarkannya  dengan Cash-Waqf Certificate.

Pengembangan wakaf  yang  dihasilkan   dari   investasi  dana   wakaf yang   dihimpun   dari masyarakat untuk mewujudkan keadilan sosial seperti  pembentukan  rumah  sakit,  sekolah,  dan  kampung  peternakan  yang berpotensi  mengembangkan  wakaf  uang  untuk  membangun  kesejahteraan  masyarakat secara  luas  dan    berkesinambungan.

Pengelolaan dana wakaf uang dalam bentuk ini adalah dalam  upaya  agar  harta  wakaf  lebih  berkembang  manfaat  ekonomi  dan  sosialnya.

Jadikan harta Sobat lebih luas manfaatnya, berkesinambungan, serta menjadikan pahala terus mengalir meskipun sudah wafat dengan berwakaf.

 

 

=============================================

Tunaikan wakaf Rekan Dermawan melalui rekening An. Yayasan Baitul Wakaf :

BNI Syariah 1888.1000.08
Muamalat 3330.1000.08
CIMB Niaga Syariah 86.000.7558.200

.
Info lebih detail hubungi Layanan center kami melalui WA di 0813.101010.34

Share on Whatsapp

Post Comment